Saturday, August 28, 2010

Buka Bersama "ALL SCIENCE ONE '011"

Yogyakarta,
28 Agustus 2010.

Aduh, nggak tau nih, tiba-tiba aja saya kesambet ingin mencurahkan segala pengalaman saya (dan my little dzacam tentunya) di blog, mungkin karena Facebook tidak muat menampilkan seluruh isinya, dan Twitter lebih parah, saya hanya menggunakan twitter untuk memberi info singkat dalam tempo yang cukup pendek.

Well, kali ini saya akan sedikit (atau banyak?) bercerita mengenai buka bersama seluruh (meskipun tidak semuanya hadir) anak kelas XA, XI IPA 1, hingga XII IPA 1. Lalu mengapa saya ikut? Karena saya ditakdirkan mengenyam pendidikan kelas XII di A1, naas memang, setelah 2 tahun bersama anak kelas XB yang berlanjut ke XI IPA 2 (XISCTO) dan mulai bertebaran benih-benih cinta kepada mereka, saya dihujamkan ke XII IPA 1 yang notabene kelas 'ayam' saya saat ini. Alhasil, saya harus siap menghadapi 'ihhiy' atau 'ciee' yang berkepanjangan dalam jangka waktu setahun kedepan.

Langsung saja, kisah ini dimulai dari sepulang sekolah yang harusnya jam setengah satu menjadi jam setengah tiga karena adanya telekonferensi yang saya ikuti (baca post sebelum ini tentang "Telekonferensi Ketiga Bagi Saya"). Jadinya saat pulang tentu saja badan saya letih, belum lagi saya merasa sedikit demam dan pusing, mungkin akibat pemasangan AC di kelas yang anginnya langsung mengarah ke tempat duduk saya. Meskipun dalam kondisi yang kurang fit, saya berusaha datang ke acara ini, karena inilah kesempatan pertama untuk menyatakan diri secara tidak resmi menjadi salah satu bagian dari keluarga A1 meskipun hanya kebagian sedikit peran, selain itu saya juga menghormati ajakan 'ayam' saya. Jadilah saya bersiap berangkat dengan mengenakan celana jins hitam, kaos oblong lengan pendek, jaket rajut (?) merah yang berbentuk semacam baju musim dingin yang
menjuntai hingga paha, dan jilbab hitam yang dipermanis dengan pin kancing hitam-putih buatan Mona. Tak lupa saya membawa tas resleting oranye buatan Mona juga yang berisi mukena coklat, dan pakaian 'my little dzacam'.

Beginilah dandanan saya

Saya berangkat dari rumah kurang lebih pukul 16.15 dengan menggunakan mobil yang dikendarai oleh Mas Aan. Perjalanan menuju lokasi pembukaan puasa (freak) saya isi dengan membaca novel jadul Raditya Dika yang berjudul 'Kambing Jantan' karena waktu yang dibutuhkan cukup lama, sekitar 30menit, mengingat rumah makan Muara Kapuas terletak di Jl. Kaliurang Km. 15,5.


Sesampainya disana ternyata rombongan baru berangkat dari sekolah kami yang tercinta, SMA Muha. Artinya, saya seorang diri menanti kedatangan pangeran, maksud saya teman-teman. Untung saja tidak ada kejadian aneh yang menimpa, mengingat baju yang saya kenakan berwarna merah, senada dengan baju karyawan rumah makan tersebut, apalagi saya menunggu di gerbang tempat para karyawan menerima tamu.

Setelah menunggu 15menitan, akhirnya datang tiga ekor manusia, yang terdiri dari Silvi, Agil, dan satunya lagi saya lupa. Masuklah kami ke tempat yang telah dipesankan untuk kami, dimana telah tersedia pelbagai hindangan. Sejak saat itulah satu persatu manusia yang kami kenal menampakkan diri. Ketika beberapa dari mereka datang, saya dan Vika menyempatkan diri untuk berfoto, lebih tepatnya saya memoto Vika. Berikut ini salah satu hasilnya.

ini nih coverboy majalah ANEKASATWA

Setelah semua lengkap dan sudah memasuki waktu berbuka, kami pun berbuka dengan diawali oleh doa yang dimpimpin Damar, segelas es teh, es buah basi tanpa es, dan mendoan plus sambel kecap. Ada insiden yang tidak patut untuk ditiru, yakni: saya menyenggol gelas plastik yang berisi es buah, tumpah, mengenai pakaian saya dan kedua tas saya (awwrrr), meskipun begitu saya masih bersyukur tumpahan tersebut tidak mengenai 'my little dzacam', dan lebih bersyukur lagi karena 'ayam' saya bersedia mengelap tumpahan yang mengenai tikar tempat kami duduk (thank you yam).



Setelah kenyang dengan ayam bakar dan nasi (pastinya, saya hanya satu porsi, beneran! 1+1), kami pun bergegas untuk menunaikan kewajiban sebagai umat Muslim dan anak Muha yang taat, yakni sholat. Mushola yan disediakan cukup besar (karena tidak ada yang harus mengantri atau berdesak-desakan), antara male dan female dipisah sehingga tidak antri, tetapi saudara-saudari sebangsa dan setanah air! Tragisnya tempat wudhu yang disediakan hanya dua keran, well tidak masalah memang, toh kami juga tidak perlu mengantri lama, masalahnya tempat wudhu tersebut tersumbat (atau bahkan tidak ada?) lubang pembuangannya, sehingga kotak yang disediakan penuh tergenang air dan kami harus wudhu dengan posisi spiderman. Yang tidak dapat saya bayangkan adalah air yang tergenang itu tentunya hasil wudhu, termasuk hasil kumur, dan di keran samping saya ada lelaki jantan yang benar-benar jantan untuk 'nyemplung' kedalam kobokan raksasa itu (yieks, semoga Allah membalas perjuangannya).

Malam semakin larut, acara kami tutup dnegan foto bersama, berdua, bertiga, berempat, dst. Kemudian satu-persatu manusia-manusia itu pulang ke habitat masing-masing. Akhirnya tinggal saya, 'ayam', dan Jeck a.k.a Alex yang tersisa. Alasannya simple, saya menunggu jemputan, 'ayam' menunggu saya dijemput, dan Jeck a.k.a Alex menunggu 'ayam' selesai menunggu saya dijemput. Kasihan si Jeck a.k.a Alex, motornya rusak dan hanya bisa berjalan pelan-pelan, sehingga atas alasan kemanusiaan 'ayam' rela mendampinginya hingga dia sampai ke rumah dengan selamat, padahal sebelumnya si Jeck a.k.a Alex sudah bilang ke 'ayam' gini "udahlah nggak usah ditemenin, nggak ada yang merkosa aku juga" kemudian ditimpali oleh Banu yang saat itu sudah diatas motor bersama wanitanya "gue juga nggak bakal mau merkosa lu, Jeck!".

foto bersama

pulang-pulang

Setelah berabad-abad menunggu, kehabisan gaya, hingga kehabisan topik, akhirnya jemputanku datang juga XD dan kami pun pulang ke kandang masing-masing. Anyways, terima kasih kepada 'ayam'-ku dan Jeck a.k.a Alex yang telah menemaniku hingga larut, maaf yaaaa XP.

ini dia yang setia menunggu, kiri 'ayam', kanan Jeck a.k.a Alex

akhirnya jemputan datang juga XD




Ditulis dengan suka cita,
layaknya seorang gadis yang telah hilang bertahun-tahun,
menemukan keluarganya kembali,
thanks for accept me, science one!

Ferralda Talitha Amir

6 comments:

  1. LOL !! xD
    jdi kamu datengnya pertama dong tdi??
    makasih ya dah poto2in :D


    #autis lagi hihihi

    ReplyDelete
  2. like this story very much muaahh :*
    dhila :D

    ReplyDelete
  3. Tanchan: iya, samasama :)

    Dhila: thanks darl XD

    ReplyDelete
  4. Aku tau siapa ayam itu. Udah jodoh, Al. Hehehe.

    ReplyDelete
  5. ihiirr ajam goleng :D
    dhila :)

    ReplyDelete

silakan menuliskan komentar Anda di sini...