Tuesday, January 27, 2015

Halo!

Sudah 3 tahun lamanya sejak postingan terakhir saya di blog ini.
Sudah 3 tahun pula saya berada di bangku kuliah.

Melihat blog ini seperti mengingat kembali kehidupan masa SMA.
Nostalgia, hehehe.

Seiring dengan berkembangnya zaman, media untuk berekspresi mulai beraneka ragam. Jenis media sosial yang dimulai dari fri*ndster mulai berkembang menjadi fac*book, tw*tter hingga p*th. Tidak hanya sanggup menulis status, namun juga mengunggah gambar, video, menandai orang hingga mencantumkan lokasi. Wadah khusus untuk foto pun ada. Mulai dari Pint*rest hingga Inst*gram.

Saya pun memiliki akun di berbagai media sosial tersebut, termasuk microblog t*mblr. Tentu saja tidak semuanya aktif.

Saya bukan tipe yang suka memberitahukan keberadaan saya setiap saat, karena tempat yang saya kunjungi itu-itu saja sekaligus mau sembunyi dari fansSaya bukan tipe yang suka mengambil foto setiap sebelum makan, karena saya sudah terlalu lapar.

Mungkin, hal tersebut yang membuat saya jadi melupakan blog ini. Lagipula menurut saya, menulis di blog haruslah panjang dan berbobot. Berkaitan dengan ini, saya pribadi menentukan fungsi khusus dari masing-masing akun yang saya miliki. Berikut listnya:

1. Fac*book: untuk mengecek grup dan berita, media efektif untuk KEPO.

2. Tw*tter: sudah jarang digunakan, biasanya hanya untuk mengutarakan komentar singkat atau kejadian lucu. Namun, fungsi tw*tter sudah teralihkan ke L*NE.

3. L*NE: stiker-stiker yang lucu menjadi kekuatan utama L*NE, biasanya saya mengupdate pengalaman lucu atau pikiran nyeleneh saya di timeline L*NE, tentu saja dengan mencantumkan stiker lucu.

4. B*M: sangat jarang dipakai, karena hampir semua teman saya memakai L*NE atau W*.

5. Wh*tsApp (W*): sering dipakai untuk berkomunikasi secara 'agak' resmi.

6. Inst*gram: sejauh ini hanya dua post dan berkaitan dengan foto alam atau acara spesial.

7. P*th: sejauh ini, inilah media yang paling sering saya gunakan untuk update apa yang saya baca, saya sedang dimana, foto-foto lucu, dll, karena teman yang saya miliki terbatas sehingga memberikan kesan private.

8. T*mblr: microblog ini saya gunakan untuk mencurahkan apa yang ada di dalam pikiran saya. Semua ditulis dalam bahasa Inggris dengan gaya puitis. Mengapa puitis? Karena saya ingin melibatkan kesan atau pandangan subyektif dari pembaca sehingga interpretasi dari kalimat-kalimat yang saya tulis bisa berbeda-beda bagi tiap pembaca.

9. Blog ini: karena t*mblr sudah dalam bahasa Inggris, saya ingin membuat blog ini menjadi wadah untuk menulis dalam bahasa Indonesia. Saya merasa, bahasa Indonesia saya pun kurang efektif dan belum sesuai kaidah yang benar, sehingga perlu melatihnya dengan sering membuat tulisan.

Demikian kata sambutan saya yang ternyata menjadi sedemikian panjangnya. Awalnya tulisan ini hanya ingin saya buat sebagai awal kelahiran kembali dari blog ini.

Semoga pembaca yang budiman dapat mengambil manfaat dari blog ini dan mohon bimbingannya :)

Salam,
FTA

Tuesday, August 2, 2011

Serba-serbi Uprak (Ujian Praktek) OSN Kebumian

NB: berdasarkan pengalaman dari awal hingga OSN 2010

SKETSA DAN TIPS!!!!

1. Geologi

§ Geomorfologi, Petrologi, Hidrologi, dll.

§ Pengalaman: saat di lab akan ada identifikasi batuan, mineral, fosil, pengenalan alat-alat geologi (seperti cara membaca kompas geologi dan citra satelit). Sedangkan saat di lapangan akan ada identifikasi bentang alam, batuan, mineral, sumber daya alam, dsb, selalu pelajari jenis, ciri khas, dan genesa (bagaimana proses terbentuknya)!

§ Secara teknis: bawa alat tulis dan taruh di tempat yang aman dan mudah dicapai (agar tidak buang2 waktu untuk mengambilnya, misalnya karet penghapus/tipX disakuin aja), PAPAN SANGAT DIANJURKAN!!! jaga-jaga, in case kalau panitia nggak nyediain, sediakan juga jam tangan dan selalu cocokkan dengan milik panitia, atau cek waktu awal dan dengarkan saat panitia memberitahu waktu yang disediakan.

DONT's!!!

  1. Tidur selama perjalanan di bis.
  2. Saat pengamatan batuan mengambil sampel dari pecahan-pecahan yang ada di sekelilingnya (yang tergeletak di tanah), TELITI SEBELUM MENGIDENTIFIKASI!!! Cocok nggak potongan yang kita pungut sama batuan yang dimaksud dalam soal, kalau bisa dilihat langsung ke tubuh batuannya, lakukanlah!
  3. Bertempur tanpa ada hipotesis, it's make you nerve guys!
  4. Tidak konsentrasi dan panik.

DOs!!!

1. Memerhatikan keadaan sekitar selama perjalanan ke lokasi pengamatan. Perhatikan perubahan morfologinya, apakah ada sulfatara, mata air (tandanya bisa aja ada perusahaan air atau pemandian/sauna).

2. Cekatan dalam mengikuti instruksi dari pendamping.

3. Konsentrasi penuh walaupun cuaca tidak bersahabat, hati-hati dengan mata, kadang cepat lelah apalagi jika dipakai untuk identifikasi batuan.

4. Selama persiapan di daerah masing-masing, cari informasi di internet tentang keadaan geologis di tempat itu, bisa memfokuskan kalian dalam belajar, juga membantu dalam menebak jika sudah buntu. Misalnya: saya bingung membedakan diorite dengan granodiorite, menurut info yang telah saya peroleh, daerah tersebut terkenal akan dioritenya, jadi kemungkinan besar diorite (tidak mesti benar, tapi setidaknya tidak ngawur kan :D)

2. Meteorologi

§ Alat-alat meteorologi dasar selama ini muncul terus, baik dalam identifikasi alat-alatnya beserta fungsi, maupun membaca pias/hasil pengukuran unsur-unsur cuaca. TELITI DALAM MEMBACA PIAS!!

§ Tahun 2009, ada praktek identifikasi awan yang tergambar di kertas dan ada juga identifikasi awan beneran, sering-sering latihan ya :D

§ Tahun 2009, dilakukan praktek pengukuran kecepatan angin dengan memakai skala Beaufort.

§ Tahun 2010, dilakukan pembacaan pias lamanya penyinaran matahari.

§ Tahun 2010, dilakukan pembacaan termometer tanah dan termometer-termometer yang ada di sangkar meteorologi, hasil pengukuran tersebut di-plot ke diagram yang disebut tephigram untuk mengetahui unsur-unsur cuaca yang lain, dibutuhkan kesabaran dan ketelitian yang tinggi dalam mengeplotnya, karena selain garisnya kurang jelas dan cukup rumit, keterangan yang ada juga kurang jelas. Jika sebagian besar peserta belum pernah, nanti saat Technical Meeting (TM) akan dijelaskan caranya oleh panitia, perhatikan baik-baik!

LAST BUT NOT LEAST!!!! Selama OSN nanti tiap peserta merupakan saingan bagi peserta yang lainnya, tetapi persahabatan yang terjalin diantaranya akan mengalahkan ego dan rasa kecewa. Jika bisa menciptakan persahabatan dan kekeluargaan diantara kalian, tidak ada rasa penyesalan saat gagal, dan akan ada kebahagiaan saat berhasil. Believe me, I found new big family in Olympiad :D

Thursday, September 9, 2010

Kerupuk dan Guling Ijo Merayakan Lebaran

9 September 2010.

It's the last day on Ramadhan!
Nah, di tengah hiruk pikuk mudik, keluarga saya juga tidak mau kalah ramainya. Segala sesuatunya disiapkan terutama makanan (sekeluarga gemar makan). Kue-kue kering bertoples-toples, kue tart ada juga, brownies berdos-dos, lauk-pauk berupa opor, krecek, dan rendang melimpah (jangan heran, karena semuanya menjadi persiapan makanan selama seminggu kedepan XP), dan lain-lain.

Saya sebagai anak yang baik, entah mengapa di akhir Ramadhan bisa juga kesambet. Sejak pagi hari saya menunjukkan perilaku-perilaku aneh, seperti mengangkat jemuran, membersihkan lemari, mandi pagi serta keramas. Sore pun berlanjut, saya membantu mama memasak agar-agar warna merah dan hijau dan memotong-motong nangka yang semuanya akan dijadikan es buah di hari raya. Kemudian saya pun dengan rasa kasih sayang sempet-sempetnya dan mau-maunya dimintai tolong untuk menyuap adik, alhamdulillah adik makan dengan lahap. Tidak berhenti disitu, setelah berbuka puasa saya menggoreng kerupuk. Ya, kerupuk saudara-saudara!! Kerupuk yang saya goreng terdiri dari dua jenis, yaitu kerupuk udang dan emping. Menurut saya, lebih mudah menggoreng emping meskipun satu-satu. Berikut beberapa gambar yang diambil dari TKP.

Gambar 1: Inilah gaya saya yang sedang menggoreng (sempet-sempetnya minta foto)

Gambar 2-4: Tiga toples kerupuk yang berhasil saya goreng. Ternyata 90% dari total kerupuk sukses dengan terhormat berwarna BUKAN KUNING a.k.a gosong.
Gambar 5: Perbandingan antara warna emping 'yang seharusnya' dan yang gosong.

Selesai urusan dengan kerupuk, mama membersihkan penggorengan dan kompor, dengan bangganya beliau berkata "Waduh anak mama pinter, minyaknya pas, selesai tanpa meninggalkan sisa minyak" dan beliau memamerkan wajannya, mendengar pujian tersebut saya hanya senyum congkak dan berkata "Iyalah ma, minyaknya nggak ada sisa di wajan dong, kan udah bertebaran di pinggir kompor".

Setelah itu, saya melakukan tarian keberhasilan melakukan hal positif, tarian tersebut saya namakan 'The Foolish Victory Dance', caranya sangat mudah! Cukup melangkah sekali kedepan, goyangkan pingul, lakukan hal ini dua kali sambil berkata "Iyey iyey....iyeeeh iyeeeh!", selanjutnya lebarkan kaki dengan tangah menjuntai ke bawah, dan katakan "uu aak uu aak!", mudah bukan? Mungkin lain kali saya akan mengupload video tersebut XP.

Selanjutnya, saya menyiapkan baju yang akan dipakai besok dan mengupload gambar-gambar yang ada disini, tak lupa menyempatkan diri untuk mengikuti berita di salah satu stasiun TV kesayangan saya. Ditengah kesibukan menonton TV, ternyata saya dimintai tolong lagi untuk menyusun beberapa (banyak) lontong yang masih panas di meja makan dan menutupnya.

Gambar 6: Guling ijo yang saya susun.
Kemudian dirombak sedikit oleh nenek, katanya jangan rapat-rapat, nanti nggak bisa bernafas. Dari sini saya mengambil pelajaran bahwa "Lontong juga manusia"

Naah, setelah itu saya menulis postingan ini, gyahahahahahaha.
Oiya, saya baru tau ternyata saat lebaran tidak hanya baju yang baru. AC, kulkas, sendok, bahkan sabun cuci tangan pun baru!!! Beberapa hari yang lalu setelah pulang dari swalayan, salah satu barang yang kami (saya, adik dan mama) beli adalah sabun cuci tangan, sesampainya di rumah saya pun ingin menggunakan sabun tersebut. Sontak mama berteriak "JANGAN!!", setelah kaget terjadi percakapan antara saya (D) dan mama (M).
D: Ada apa ma?
M: Jangan dipakai sekarang sabunnya.
D: Emang kenapa?
M: Kalau udah dibuka sekarang nanti keburu habis sebelum lebaran, terus ujung-ujungnya pas lebaran nanti kita balik make sunlight. (di rumah kami memakai 'sedikit' sunlight yang diisi dalam botol yang dipenuhi air untuk cuci tangan)
D: Lha, emang kenapa? Biasanya juga gitu kan?
M: Yaaaa... Jangan dong, sekali-sekali lebaran sabunnya kerenan dikit.
D: ....????????


Segenap keluarga besar Amir, terutama keluarga kecil Taufik Amir mengucapkan:
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H
MOHON MAAF JASMANI DAN ROHANI
Semoga amal ibadah kita selama ini diterima oleh-Nya.
Happy holiday! Hati-hati di jalan!
Oiya, I hope all of Moeslem around the world may have a great Idul Fitri like I had. Ameen.

Ditulis ditengah lautan kumandang Takbir,
Dengan rasa kemenangan,
Dengan tangan penuh kecipratan minyak goreng,
Dengan senyuman tulus,


Ferralda Talitha Amir