Pelatnas IESO 2010 Tahap IV diadakan di Observatorium Bosscha, Lembang, Kab. Bandung, Prov. Jawa Barat selama 2 minggu. Dimulai pada tanggal 20 Juni 2010 dimana seluruh peserta mulai berkumpul di BPP Kartini kota Bandung sejak pagi hingga malam kemudian berangkat bersama-sama pada pukul 20.3o ke Lembang. Saat itu Wisma BPP sendiri sedang dihuni oleh puluhan siswa-siswi terbaik bangsa yang tergabung dalam Tim Indonesia untuk bertanding di berbagai kejuaraan seperti International Biology Olympiad (IBO), International Chemistry Olympiad (IChO), dan International Astonomy Olympiad (IAO-bener gak sih?). Sebenarnya Pelatnas IESO sendiri akan ditempatkan di Wisma BPP. Akan tetapi, karena ketersediaan ruangan yang terbatas dan mengingat materi Pelatnas tahap IV ini adalah astronomi, maka ditempatkan di Bosscha.
Sesampainya di Lembang, tepatnya di Penginapan Buah Sinuan, para peserta menyelesaikan urusan administrasi dan mulai merapikan kamar yang dilanjutkan dengan istirahat. Keesokan paginya peserta mulai melakukan rutinitas bangun pagi, sarapan, dan berangkat ke lokasi Observatorium Bosscha dengan berjalan kaki sambil mendaki. Waktu yang diperlukan cukup lama, sekitar 10-20 menit, kadang beberapa peserta lebih memilih berlari (sekalian olahraga). pada minggu pertama ruang kelas bertempat di ........ (lupa namanya), kemudian pindah ke Ruang Baca perpustakaan. Kelas dimulai pukul 08.00 hingga 05.00 yang terbagi menjadi 4 sesi yang diselingi dengan coffee break dan ishoma. Materi yang diberikan antara lain: Besaran Umum dalam Astrofisika, Sun as Star (Matahari sebagai Bintang), Waktu dan Kalendar, Tata Surya, Alam Semesta, Pengolahan Data dan Statistika, Bola Langit, Instrumentasi, dll. Setelah itu ada juga observasi yang dilakukan di Balai Van Albada baik berupa observasi siang maupun malam. Observasi siang hanya untuk observasi matahari dengan menggunakan William Optic (iya gak?) dan hanya sehari. Sedangkan observasi malam berlangsung selama 8 hari mulai pukul 19.30 hingga 22.00 dengan menggunakan teleskop Vixen (D=200mm; f=1950mm) dengan sistem mounting equatorial menggunakan motor dan StarBook. Para peserta juga dibekali dengan Peta Bintang, Fase Bulan, dan software Stellarium 10.2.
Pada akhir Pelatnas diadakan Tes Final untuk Observasi dan Tes komprehensif. Dari akumulasi nilai seluruh Pelatnas akhirnya didapatkan 8 siswa terpilih yang berhak mewakili Indonesia di kancah International Earth Science Olympiad 2010 di Yogyakarta dan berkewajiban untuk mengharumkan nama bangsa terlebih dalam posisi sebagai tuan rumah. Siswa-siswa yang beruntung itu antara lain:
- Rio Priandi Nugroho (SMA Negeri 3 Yogyakarta)
- Kamil Ismail (MAN Insan Cendekia Serpong)
- Fajar Febriani Amanda (SMA Negeri 1 Banjarnegara)
- Ega Gita Prasista (SMA Negeri 2 Purwokerto)
- Asri Oktavioni (SMA Negeri 8 Jakarta)
- I Wayan Punia Raharja (SMA Negeri 1 Amplapura)
- Ardy Ramadhan (SMA Negeri 48 Jakarta)
- Mikey (SMA Negeri 1 Pekanbaru)
Selamat untuk para peserta yang terpilih, semoga dapat memanfaatkan kesempatan yang diberikan dengan baik dan menyumbangkan medali-medali pada INDONESIA.
NB: Penulis sendiri tidak masuk kedalam tim INA, akan mencoba lagi untuk ke ITALY.
No comments:
Post a Comment
silakan menuliskan komentar Anda di sini...